KAKEK PERMATAKOE
Tengah malam yang redup ini, dan bintang-bintang yang kian memancar kemilau kini kembali sirna , tetapi waktu itu tidak berapa lama mulai turun rintik-rintik membasahi tubuh yang mulai gemetar karena angin malam, walaupun tidak sekencang ditepi pantai karena sepoi-sepoi angin laut , tetapi malam ini tampak sejuk sekali tidak ada angin hanya rintik-rintik air yang turun dari langit hanya sementara saja , tapi tidak membuat sebuah yang kakek tua yang terus menahan sejuk nya hawa di jalanan, kini tubuhnya hanya diselimuti oleh kulit yang tipis dan terus gemetar memeluk suatu bungkusa,yang tidak tau apa isinya. dan terus mencari barang bekas yang dicari nya tempat pembuangan sampah, dan berharap semoga ditempat sampah itu ada rezeki yang dititipkan tuhan kepadanya, sosok kakek yang terus berjuang untuk mencari rezeki untuk bertahan hidup dengan rezeki yang halal.umur kakek itu diperkirakan sudah berumur 75 tahun, kadang banyak orang terus besimpati kepada kakek tersebut dengan memberi pakaian dan makanan tapi kakek kadang enggan untuk menerima tapi apadaya kakek hanyalah orang yang kuat dimasa tuanya yang kini dia terus bekerja mencari uang biarpu pekerjaan rendah mugnkin tetapi semangatnya terus membara didalam hatinya dan dia hanya percaya bahwa ini adalah ujian.
kakek ini setiap pagi dan setiap malam terus mencari sampah plastik karena bagi dia ini suatu pekerjaan yang dapt dikerjakaanya.
kemiskinan bukan akhir dari cerita hidup ini karena kemiskinan adalah suatu tugas yang harus dilaksanakan dengan baik dan jika mau merubah nasibnya yaa harus berusaha dengan sekuat tenaga dan mampu tersenyum dalam segala percobaan ini yang diberikan tuhan kepada umatnya.
sungguh luar biasa kakek ini dia umur yang sudah lanjut tetapi sikapnya terus menjadi orang yang dermawan kepada orang yang kurang beruntung dari padanya
hidupnya hanya sebatang kara dia tinggal di bawah jembatan , tidak asing baginya hidunya itu adalah suatu rezeki yang diberikan tuhan dan kakek tersebut terus bersyukur.
kini kehidupannya terus memiliki rasa bersyukur , dan dia memiliki anak angkat bernama asma, gadis cantik ini sengaja di urusnya karena orang tuanya bercerai dan dia melarikan diri entah kemana dan ketemulah bersama kakek tersebut,
pada suatu ketika kakek sedang mencari barang bekas pada malam hari , terdengar suara anak menangis dan kakek mendengar tetapi terlalu jelas dengan semangat terus mencari sumber suara nangis itu.
"anak terus merengek rengek menangis""" eeee...eeee....eeee..e.e...e" bapak mama jahat, aku gak mau pulang
datang kakek menemukan anak itu dan terus berkata ada apa nak,,,
anak menjawab" bapa sama mama jahat..
kakek : kamu tinggal dimana nak
anak : aku engak mau pulang kek, mama dan papa sudah pisah
kakek: untuk sementara adek ikut kakek dulu.
kakek ini sunguh ramah sekali, dia tidak memikirkan dirinya dan dia terus menolong orang dengan menolong kita dapat merasakan orang bagaimana orang tersebut berjuang untuk menghadapi kesusahan.
kini usia kakek mulai bertambah dan terus bertambah , anak angkatnya asma yang kini sudah berumur 8 tahun memiliki wajah yang putih dan memiliki mata yang bulat dan besar.
dan tampak anak ini adalah anak orang kaya. tapi bagi kakek anak ini adalah titipan oleh tuhan untuk dia
menjaganya seperti anaknya sendiri;
tapi yang tidak disuka anak ini karena sering dimanja oleh kakek. sikap anak ini tidak mencerminkan apa yang kakek berikan kasih sayang kepadanya . asma karena lingkungan dan ingatan yang lalu masih terus mengingatnya dan anak ini tumbuh dengan sikap yang egoisnya.
berapa kali kakek menasehati tetapi anak ini terus melawan atas nasehat kakek. tetapi kakek terus bersabar dan yakin bahwa ini adalah sebuah ujian yang diberikan tuhan dan kepadanya,
kakek yakin suatu saat anak ini pasti dapat mengerti bagaimana kasih sayang yang tulus dapat mengubahnya menjadi malaikat,
tapi kenyataannya asma makin menjadi-jadi dan dia pernah berkata kakek jangan ikut campur urusan hidupku kek aku sudah besar aku bukan anak kecil lagi yang terus diingat dan di ceramahi terus-terusan.
dan kadang kakek mulai menetes air mata dengan rasa tidak percaya apa yang salah pada diri saya dalam membimbing anak itu semua sudah kuberikan dengan tulus tapi hati kakek sunguh luar biasa terus bersabat seperti ini hanyalah masalah yang kecil.
pada suatu hari anak ini terdapat suatu ketika anak ini ingin kepasar dan dia mau menyebrang jalan dan dari arah berlawanan munculah mobil dengan kecepatan tinggi , dan anak ini tersenggol kebagian kakinya , anak lalu pingsan dan mobil tersebut melarikan diri dengan lajunya dan orang-orang mulai berkerumun di tengah jalan untuk menyaksikan kejadian tersebut.
dan anak warga yang tau langsung membawanya ke rumah sakit dan memberi tau kepada kakek/,,
dan kakek langsung terdiam meratapi cobaan lagi tuhan... tapi kejadian ini ada dibalik hikmahnya yang sungguh manis
anak ini mulai sadar dan melihat disamping nya ada kakek yang tersenyum dan memberikan sebuah bunga untuknya.. dan anak itu mulai sadar maafkan saya kek soalnya saya terus melawan kepada kakek
saya sadar bahwa perbuatan asma ini sudah kelewatan batas tetapi asma terasa masih terasa sakit dibagian kakinya dan rupanya kaki asma harus diamputasi karena akibat kakinya dilindas oleh mobil
dan asma terus menangis dan tidak rasa tidak percaya apakah aku bisa hidup dan menikmati kehidupan ini dengan satu kaki , kakek memeluknya dengan erat,, dan terus memeluk anak itu
kakek menasehati asma semua yang diberikan tuhan itu adalah sementara, bukan hanya harta yang dapat diambilnya tapi anggota badanpun dapat juga diambilnya.
dan anak itu masih menangis, dan saat itu ada kedua orang tua masuk dan berteriak ASMA!!!!!! anakku asma..
maafkan mama asma, mama dan papa sudah salah dalam keluarga ini.
untuk itu mama dan papa kini bersatu lagi asma demi kamu,,,
dan kakek itu mulai keluar dari ruangan dan meninggalkan rumah sakit dan menitipkan sebuah kalung yang bertuliskan ASMA dan kalung itu indah sekali...
dan asma berkata KAKEK mana maa kakek disitu mana maaa paa... terus menangis
tak lama kakek itu mengeluarkan batuk darah dan tergeletakk di pintu rumah sakit dan mengucapkan kata ASMA
lalu perawat memberitahukan ada kakek sedang dalam kondisi kritis dan tak lama kemudian kakek itupun meninggal
dan asma mendengar hal itu dia berlari keruang UGD untuk melihat kakek tapi kakek sudah meninggal,,,
asma terus menangis dia merasa banyak berdosa atas perbuatannya kepada kakek,,,,,,,,,,,,,
dan dengan kejadian itu asma menjadi orang penurut kepada orang tuanya dan keluarga ASMA bahagia dan rukun kembali, dan ASMA kini menjadi seorang dokter yang hanya memiliki satu kaki tetapi semangat tidak akan pernah sirna seperti yang kakek contoh kepada ku
Komentar
Posting Komentar